< |
September 2010 |
> |
||||
S |
M |
T |
W |
T |
F |
S |
01 |
02 |
03 |
04 |
|||
05 |
06 |
07 |
08 |
09 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
29 |
30 |
||
< |
September 2010 |
> |
||||
S |
M |
T |
W |
T |
F |
S |
01 |
02 |
03 |
04 |
|||
05 |
06 |
07 |
08 |
09 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
29 |
30 |
||
Mengambil setting semasa periode peperangan antar
Namun ternyata pantai selatan tersebut menyimpan
Bagi pecinta film princess dan penggemar Disney, kalian harus menonton film ini. Film yang dinobatkan nomor 1 versi Times tahun ini wajib kamu tonton. Tidak seperti cerita dongeng biasa, ‘The Princess and the Frog’ sangat meaningfull, soulfull dan tentunya gebrakan baru dalam sejarah Disney!.
Semua orangtua pasti mengetahui semua anak perempuan mereka terobsesi dengan tokoh heroic ‘Princess’. Mulai dari Cinderella, Snow White, Sleeping Beauty dan lainnya. Namun ‘The Princess and the Frog’ tidak menjual mimpi, dan tentunya memberikan sensasi feel heaven sent bagi semua orang.
Yang amat disayangkan semua orangtua, film ‘Princess’ terlalu dreamy. ‘The Princess dan the Frog’ yang berseting di New Orleans era 1920an membantu penonton mengerti akan suatu hal. Semua itu bisa diraih kalau kita mau berusaha. Sebuah tontonan yang sering terlupakan anak-anak bukan?.
Pengisi suaranya saja nggak bsia kita anggap enteng. Kolaborasi bintang baru dan senior membuat kita yang menonton semakin merasa pengalaman, emosi dan kegalauan setiap karakter. Yang lebih mengejutkan lagi ketika mengetahui bahwa Oprah Winfrey ikut mengisi suara sebagai ibu dari Princess Tiana. Dan vokalnya yang tegas, keibuan dan bijaksana membuat tokoh Eudora makin sempurna.
Filmnya kaya akan petualangan. Sutaradara handal seperti Ron Clements dan John Musker paduan pas yang memuaskan pecinta film yang lapar. Dialognya sangat gumbo, karakter yang penuh kasih sayang dan tampilan gambar colorfull, mengundang mata kita betah menonton satu film penuh. Dibumbui dengan ilmu voodoo dan music Jazz sangat fun dan Amerika. Its full of joy!.
Tidak sama dengan film dreamy Ariel Mermaid, Tiana (Anika Noni Rose) merupakan gadis kecil miskin yang besar di New Orleans. Ibunya Eudora (Oprah Winfrey) dan ayahnya James (Terrence Howard) selalu bermimpi memiliki sebuah restoran megah dimana Tiana dan ayahnya yang akan menjadi koki. Namun keuangan mereka yang serba pas-pasan membuatnya harus berusaha mati-matian meraih mimpinya.
Tiana bersahabat dengan Charlotte (Jennifer Cody) yang sangat kaya raya. Dan sangat dimanja oleh ayahnya Big Daddy La Bouff (John Goodman). Scene yang sangat khas disini ketika kecil, Eudora sering membuatkan baju princess untuk Charlotte. Charlotte yang pemimpi selalu mendambakan seorang pangeran ganteng akan menjadi suaminya kelak. Suatu gambaran khas gadis kecil yang terobsesi dengan hal berbau ‘Princess’ jaman sekarang bukan?!.
Tiana dan Charlotte sangat percaya dengan mimpi yang ditawarkan setiap dongeng. Yaitu memohon permintaan mereka kepada bintang. Bedanya, ayah Tiana selalu mengingatkan bahwa kita boleh bermimpi dan memohon tapi semua itu tidak akan terjadi bila kita tidak mengusahakannya. "can only take you part of the way. You have to help it along with some hard work of your own." Jelas James kepada Tiana.
Ketika besar, Tiana bekerja keras mewujudkan mimpi ayahnya yang gugur di medan perang. Ia bekerja mati-matian dua sampai tiga shift dalam sehari hanya untuk menabung membeli tempat yang dapat dijadikan restorannya ‘Tiana’s Place’.
Sedangkan Charlotte atau Lottie, tumbuh menjadi gadis yang selalu menuntut dan manja. Ia besar dengan berharap agar pangeran Naveen dari Maldovia (Bruno Campos) yang kebetulan singgah kekotanya meminangnya.
Pangeran playboy yang gemar merayu wanita dan selalu bersenang-senang ini ternyata tidak punya uang. Ia sengaja datang ke New Orleans hanya untuk bertemu Lottie dan mendapatkan hartanya. Prince Naveen yang spontanius dan bertindak semaunya mengantarkan dirinya ke doctor Facilier (Keith David) ahli voodoo licik yang mengincar harta Lottie menguasai New Orleans untuk kejahatan. Ia dikutuk menjadi seekor kodok.
Tidak disangka Tiana dan Naveen bertemu dan sepakat menciumnya agar menjadi seorang manusia lagi dengan imbalan uang untuk usaha restorannya. Sayangnya Prince Naveen tidak mengetahui bahwa Tiana bukan seorang putri namun hanya seorang pelayan!. Iapun tersihir menjadi kodok.
Naveen dan Tiana akhirnya bertualang mencari Mama Odie (Jenifer Lewis) untuk menyembuhkan mereka. Namun ketika disana mereka malah diceramahi "Only thing important is what's under the skin". Dan cara satu-satunya agar mereka menjadi manusia adalah mencari putri sesungguhnya (Lottie).
Karena sering bersama dan bertualang akhirnya mereka jatuh cinta. Namun hal ini belum tentu terjadi diantara mereka mengingat Naveen akan menikahi Lottie. Akankah usaha mereka kembali menjadi manusia berhasil? Bagaimanakah meyakinkan Lottie bahwa pangeran kodok itu adalah prince Naveen sebenarnya? Saksikan hanya di bioskop kesayangan anda.
Teks: Stefanie
Your Turn